cisaat | December 5, 2007

Istilah hadits disebut dalam banyak ayat di dalam Al-Qur’an. Kebanyakan penggunaan kata “hadits” diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai “perkataan/ ucapan”. Beberapa diantara kata “hadits” dimaksudkan untuk menyebut Al-Qur’an” karena Al-Qur’an pun pada dasarnya adalah perkataan, yaitu perkataan Allah. Uniknya, tidak ada ditemukan satupun rangkaian kata “hadits Nabi Muhammad” di dalam Al-Qur’an.

Di bawah ini adalah beberapa kutipan surat Al-Qur’an yang memuat kata hadits (perkataan):

“Allah, tidak ada Tuhan selain Dia, sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan padanya. Dan siapakah yang lebih benar hadits (perkataan) nya daripada Allah?” [Q.S. 4:87]

“Dan sesungguhnya Allah telah menurunkan kepadamu di dalam Al-Qur’an, bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olok, maka janganlah kamu duduk bersama mereka sampai mereka memasuki hadits (perkataan, pembicaraan) yang lain…”. [Q.S. 4:140]

"Maka hendaklah mereka mendatangkan serangkaian hadits (perkataan) yang serupa dengannya (Al-Qur'an), jika mereka adalah orang-orang yang benar" [Q.S. 52:34]


Al-Qur’an Adalah Hadits Terbaik

Hadits yang sesungguhnya harus diikuti oleh umat Islam adalah hadits paling baik yang telah Allah turunkan dalam bentuk kitab (Al-Qur’an).

"Allah telah menurunkan hadits yang paling baik, sebuah Kitab (Al-Qur’an) yang serupa lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit-kulit mereka dan hati mereka kepada mengingat Allah. Demikianlah petunjuk Allah, Dia memberi petunjuk dengannya (kitab) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang Allah sesatkan, maka tak ada baginya seorang pemberi petunjuk" [Q.S. 39:23]

Menjadi jelas kini bahwa hadits yang telah diturunkan oleh Allah untuk manusia adalah hadits yang terbaik berwujud Al-Qur’an. Bagaimana dengan hadits Nabi Muhammad, apakah Beliau tidak ada menetapkan suatu hadits untuk manusia disamping Al-Qur’an? Seperti yang telah disinggung di atas,
> tidak terdapat satupun rangkaian kata “hadits Nabi Muhammad” di dalam Al-Qur’an.

Hal ini adalah wajar mengingat bahwa tugas Nabi Muhammad maupun rasul-rasul yang lain hanyalah untuk menyampaikan. Dan apa yang disampaikan oleh para rasul tidak lain adalah peringatan yang diturunkan oleh Allah (Al-Qur’an).

“Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan”. [Q.S. 5:99]

“Hai kaumku sesungguhnya aku telah menyampaikan risalah Tuhanku kepadamu…” [Q.S. 7:79]

“Hai kaumku, sesungguhnya aku telah telah menyampaikan risalah Tuhanku kepadamu…” [Q.S. 7:93]


Nabi Muhammad sebagaimana halnya rasul-rasul yang lain tidak akan mungkin mengada-adakan suatu perkataan apapun, karena tugas Beliau hanya untuk menyampaikan. Kalaulah Nabi sampai mengada-adakan suatu perkataan, maka Allah pasti akan membunuhnya.

"Dan seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan suatu perkataan atas (nama) Kami, niscaya Kami pegang dia dengan tangan kanan, kemudian pasti Kami potong urat jantungnya" [Q.S. 69:44-46]

“Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya? Allah menjadi saksi antara aku dan kamu, dan Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku supaya aku memberi peringatan dengannya kepadamu dan kepada orang-orang yang telah sampai, apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?

Aku tidak mengakui! Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan”. [Q.S. 6:19]

Setelah memaklumi bahwa hadits yang sesungguhnya harus kita ikuti adalah Al-Qur’an, dan bahwa Nabi Muhammad tidak ada pernah mengarang satu hadits pun untuk diimani manusia, apakah kita masih akan mempercayai hadits-hadits karangan ulama palsu yang coba dialamatkan kepada diri Nabi?

"Maka hadits apakah selain (Al-Qur’an) ini yang akan mereka imani?" [Q.S. 77:50]
Posted 2 days, 9 hours ago on December 5, 2007
The trackback url for this post is http://www.gagakmas.org/qolbu/bblog/trackback.php/206/

Comments on this post:

...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation
...
Comment pending moderation

Add Comment

( to reply to a comment, click the reply link next to the comment )

 
Comment Title
 
Your Name:
 
Email Address: (will never be shown)
 
Website:
Make Public?
 
Comment:

Allowed XHTML tags : a, b, i, strong, code, acrynom, blockquote, abbr. Linebreaks will be converted automatically.