cisaat | November 16, 2006

Malam ini ku sendiri dalam sepi ..
kerinduanku pada NYA berdesir membuai hati..
adakah desiran yang sama kau rasakan kawan ?

Ku tak ingin segera pergi dari buai ini ..
biarkan hati ini menari nari mengikuti rasa ini...
nikmati cahaya yang membuai hati ...
adakah yang lebih nikmat dari ini kawan ?

Pacaran NYA mengantarku pada keparipurnaan sang hati..
tak sanggupku menahan indah NYA ..
tak sanggupku memandang arif NYA..
tak sanggupku menolak tarikan NYA ..

Innalillahi wa inna ilahi rojiun..
lahaola wala quwata ila billah ...
kembalilah sang hati pada NYA..


Sandaran Hati

yakinkah ku berdiri
di hempa tanpa tepi
bolehkah aku mendengar-Mu

terkubur dalam emosi
tak bisa bersembunyi
aku dan nafasku
merindukan-Mu

terpurukku di sini
teraniaya sepi
dan ku tahu pasti
kau menemani
dalam hidupku
kesendirianku

teringat ku teringat
pada janji-Mu ku terikat
hanya sekejap ku berdiri
kulakukan sepenuh hati
peduli ku peduli
siang dan malam yang berganti
sedihku ini tak ada arti
jika Kau lah sandaran hati
Kau lah sandaran hati

ini kah yang Kau mau
benarkah itu jalan-Mu
hanyalah Engkau yang kutuju

pegang erat tanganku
bimbing langkah kakiku
aku hilang arah
tanpa hadir-Mu
dalam gelapnya
malam hariku
Posted 4 years, 1 month ago on November 16, 2006
The trackback url for this post is http://www.gagakmas.org/qolbu/bblog/trackback.php/196/

Comments on this post:

Comments have now been turned off for this post