cisaat | March 17, 2006
Al-Mas'udiy meriwayatkan, bahwa lebih dari 480 khutbah yang diucapkan oleh Imam Ali r.a. tanpa dipersiapkan lebih dahulu, dihafal oleh banyak orang. Syarif Ar-Ridha mengatakan dalam kitab "Khutbah Nahjul Balaghah", bahwa Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib adalah pencipta dan pengajar ilmu Fashahah dan juga merupakan orang yang mengeluarkan ilmu Balaghah. 1)
Dari dialah munculnya aturan-aturan ilmu tersebut dan dari dia juga orang mengambil kaidah-kaidah dan hukum-hukumnya. Tiap orang yang berbicara sebagai khatib, pasti mengambil pepatah atau kata-kata mutiara dari dia, dan tiap orang yang pandai mengingatkan orang lain pasti mencari bantuan dengan jalan mengutip kata-kata Imam Ali. Demikian kata Syarif Ar-Ridha.
Tentang hal itu Muawiyah sendiri juga terpaksa harus mengakui keunggulan lawannya, ketika ia berkata terus terang lepada Abu Mihfan: "Seandainya semua mulut dijadikan satu, Belum juga ada orang Qureisy yang cakap berbicara seperti dia".
Banyak sekali ungkapan dan kata-kata mutiara Imam Ali r.a. tercamtum dalam kitab "Nahjul Balaghah", yang dibelakang hari diuraikan oleh Ibnu Abil Hadid dalam bukunya "Syarah Nahjil Balaghah", yang terdiri dari 20 jilid. Buku "Nahjul Balaghah" kiranya cukuplah menjadi bukti, bahwa dalam hal menyusun kalimat dan memilih kata-kata bermutu, memang tidak ada orang lain yang menyamai atau melebihi Imam Ali r.a. selain Rasul Allah s.a.w. sendiri. Salah satu contoh ialah kata-katanya: "Tiap wadah bila diisi menyempit kecuali wadah ilmu, ia bahkan makin bertambah luas".
Dalam kitab "Al-Bayan wat Tabyin", Al-Jahidz mengetengahkan ucapan Imam Ali r.a. yang mengatakan: "Nilai seseorang ahila perbuatan baiknya". Dalam memberikan tanggapan terhadap ucapan Imam Ali r.a. tersebut, Ibnu Aisyah mengatkan: "Selain kalam Allah dan Rasul-Nya, aku tidak pernah menemukan sebuah kalimat yang lebih padat maknanya dan lebih umum kemamfaatannya dibanding dengan ucapan-ucapan Imam Ali".
Pernah ada orang bertanya lepada Imam Ali r.a. tentang berapa jauhnya jarak antara langit dan bumi. Imana Ali dengan mudah saja menjawab: "Jauhnya secepat do'a yang terkabul!". Orang itu masih bertanya lagi tentang jauhnya jarak antara timar dan barat. Dijawab oleh Imam Ali r.a.: "Sejauh perjalanan matahari sehari!".
1) Fashaha dan Balaghah ahila dua diantara banyak cabang ilmu bahasa Arab, yang menekankan masalah kemahiran memilih kata-kata indah, susunan kalimat yang serasi, sedap di dengar, mudah dimengerti, pendek dan bermakna padat.
Dari dialah munculnya aturan-aturan ilmu tersebut dan dari dia juga orang mengambil kaidah-kaidah dan hukum-hukumnya. Tiap orang yang berbicara sebagai khatib, pasti mengambil pepatah atau kata-kata mutiara dari dia, dan tiap orang yang pandai mengingatkan orang lain pasti mencari bantuan dengan jalan mengutip kata-kata Imam Ali. Demikian kata Syarif Ar-Ridha.
Tentang hal itu Muawiyah sendiri juga terpaksa harus mengakui keunggulan lawannya, ketika ia berkata terus terang lepada Abu Mihfan: "Seandainya semua mulut dijadikan satu, Belum juga ada orang Qureisy yang cakap berbicara seperti dia".
Banyak sekali ungkapan dan kata-kata mutiara Imam Ali r.a. tercamtum dalam kitab "Nahjul Balaghah", yang dibelakang hari diuraikan oleh Ibnu Abil Hadid dalam bukunya "Syarah Nahjil Balaghah", yang terdiri dari 20 jilid. Buku "Nahjul Balaghah" kiranya cukuplah menjadi bukti, bahwa dalam hal menyusun kalimat dan memilih kata-kata bermutu, memang tidak ada orang lain yang menyamai atau melebihi Imam Ali r.a. selain Rasul Allah s.a.w. sendiri. Salah satu contoh ialah kata-katanya: "Tiap wadah bila diisi menyempit kecuali wadah ilmu, ia bahkan makin bertambah luas".
Dalam kitab "Al-Bayan wat Tabyin", Al-Jahidz mengetengahkan ucapan Imam Ali r.a. yang mengatakan: "Nilai seseorang ahila perbuatan baiknya". Dalam memberikan tanggapan terhadap ucapan Imam Ali r.a. tersebut, Ibnu Aisyah mengatkan: "Selain kalam Allah dan Rasul-Nya, aku tidak pernah menemukan sebuah kalimat yang lebih padat maknanya dan lebih umum kemamfaatannya dibanding dengan ucapan-ucapan Imam Ali".
Pernah ada orang bertanya lepada Imam Ali r.a. tentang berapa jauhnya jarak antara langit dan bumi. Imana Ali dengan mudah saja menjawab: "Jauhnya secepat do'a yang terkabul!". Orang itu masih bertanya lagi tentang jauhnya jarak antara timar dan barat. Dijawab oleh Imam Ali r.a.: "Sejauh perjalanan matahari sehari!".
1) Fashaha dan Balaghah ahila dua diantara banyak cabang ilmu bahasa Arab, yang menekankan masalah kemahiran memilih kata-kata indah, susunan kalimat yang serasi, sedap di dengar, mudah dimengerti, pendek dan bermakna padat.
Posted 4 years, 10 months ago on March 17, 2006
The trackback url for this post is http://www.gagakmas.org/qolbu/bblog/trackback.php/170/
The trackback url for this post is http://www.gagakmas.org/qolbu/bblog/trackback.php/170/
Comments on this post:
Comments have now been turned off for this post
